Cart 0 x

Hal Wajib Saat Liburan ke Jogja: Panduan Kuliner Ikonik, Budaya, dan Oleh-Oleh Tahan Lama

Hal Wajib Saat Liburan ke Jogja: Panduan Kuliner Ikonik, Budaya, dan Oleh-Oleh Tahan Lama

Jogja bukan sekadar nama tempat yang tertera pada peta. Jogja adalah rumah bagi setiap orang yang pernah singgah atau mengunjunginya. Ada semacam daya tarik majis yang mengikat yang membawa kita pada kerinduan pada setiap sudutnya.

Dalam banyaknya memori yang terekam di setiap sudut Jogja, setidaknya ada beberapa hal yang tak pernah boleh ketinggalan saat berada di Jogja.

Bersentuhan dengan Budaya

Langkah pertama saat kembali ke Jogja adalah bersentuhan dengan akarnya, yakni budaya. Ragam destinasi wisata budaya selalu bisa jadi pilihan. Salah satunya adalah Keraton Yogyakarta.

Turun dari Stasiun Tugu ataupun Lempuyangan, ragam transportasi lanjutan tersedia. Menyewa kendaraan di sekitar stasiun, menggunakan ojek, becak, hingga delman, atau berjalan kaki juga bisa menjadi pilihan.

Jalan Malioboro menjadi sapaan awal yang pas saat tiba di Jogja. Bertegursapa dengan orang-orang di sekitar, menyusuri jalanan, hingga kemudian menuju salah satu ikon budaya: Keraton Yogyakarta.

Menikmati Kuliner

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Jogja tidak menikmati berbagi sajian kuliner yang ada. Mulai dari menyantap gudeg, sate klathak, hingga menenangkan diri di sudut-sudut angkringan yang ada.

Rasanya tidak sah jika berkunjung ke Jogja namun tak menyempatkan diri menyantap gudeg. Kuliner yang seolah menyapa kita dengan damai dan lembut, namun di titik lain seperti memberi pesan tentang kesabaran dan ketenangan.

Kedamaian saat menyantap gudeg menjadi salah satu memori baik dengan Jogja. Dan sekarang, memori itu bisa dibawa ke manapun kita berada. 

Menikmati gudeg tak lagi harus saat berkunjung ke Jogja. Kini terdapat sajian gudeg dalam kemasan kaleng. Membuat kita bisa menikmatinya, bahkan saat berada jauh dari Jogja.

Gudeg Kaleng Bagong hadir dalam kemasan yang praktis, membawa cita rasa khas Jogja ke seluruh penjuru Nusantara.

Dengan proses pengalengan yang steril, modern, dan higienis, Gudeg Bagong mampu mempertahankan cita rasa otentik khas Jogja. Kemasan kaleng dari Gudeg Bagong memiliki keawetan hingga 18 bulan, membuat kita tak perlu khawatir dengan cita rasa di dalamnya.

Gudeg Kaleng Bagong menawarkan berbagi pilihan rasa. Mulai dari gudeg telur dan tahu, sambal goreng krecek, gudeg ati ampela dan tahu, gudeg sayap ayam dan tahu, gudeg telur tahu original, gudeg ayam suwir dan telur, hingga pilihan oseng mercon.

Semua pilihan rasa dari Gudeg Bagong bisa membawa cita rasa khas Jogja ke manapun kita berada.